Maindset terhadap musibah sakit

Bulan september dan oktober kautsar Family diberikan ujian berupa sakit secara beruntun. Mulai dari abi dan faiq masuk rumah sakit kemudian bunda juga opname disambung faiq kembali berselang beberapa hari setelah bunda keluar rs giliran faiq masuk kembali. Dibalik musibah beruntun ini tentu ada hikmah besar. Hal yg perlu dirumuskan adalah meluruskan Maindset ketika sakit. Yakni
1. Prasangka baik. Bahwa sakit juga merupakan rahmat dari Allah. Krn sakit mengurangi menghilangkan dosa sehingga d hisab langsung di dunia. Dan diampuni dr hisab di akhirat. Boleh jadi juga sakit sebagai penghalang kita dari musibah lainnya misal kecelakaan ketika bepergian yg boleh jadi lebih membahayakan nyawa. Serta sisi positif lainnya yg lebih kita pandang
2. Instropeksi. Penyakit adalah sarana bagi kita untuk introversion baik internal maupun eksternal. Serta sisi fisik maupun non fisik. Apakah sakit ini merupakan ujian atau hukuman sehingga kita bisa memperbaiki diri. Serta sisi internal misal daya tahan tubuh anggota keluarga yg rendah atau ada sikap yg negatif atau sisi eksternal misal lingkungan yg kotor atau rawan penyakit. Maka semua ini perlu di evaluasi agar ada perbaikan dikemudiankan hari.
3. Ikhtiar. Sebagai manusia biasa wajib ikhtiar dikalahkan sakit. Jangan ikut paham Biarkan saja nanti juga sembuh sendiri. Menuntut sy paham itu salah makanya tingkat kematian di desa lebih tinggi dari di kota dikarenakan sifat membiarkan warga desa. Dan akses kesehatan lebih baik diperkotaan.
4. Doa.  Allah lah yg memberi izin sakit dan dia lah pula yang menyembuhkan maka sertai lah dengan banyak doa dan doa yg tulus berharap.
5. Tawakal. Setelah ikhtiar dan doa dipanjatkan langkah terbaik adalah dengan tawakal. Serahkan semua urusan sakit ini kepada Allah. Karena dia tahu yg terbaik buat hambanya. Apapun hasil akhirnya itulah yang terbaik bagi hambanya. Pasrah kan saja sepenuhnya pada Allah.
6. Perbaikan. Setelah sembuh dari penyakit maka segera perbaiki dari hasil introspeksi tadi. Apa apa yg perlu diperbaiki baik situasi kondisi internal maupun eksternal. Baik sisi fisik maupun nonfiksi harus diperbaiki agar tidak jatuh sakit kembali.

Komentar

Postingan Populer