Fokus dalam Kefokusan
Penyakit di era sekarang yang melanda manusia adalah kehilangan fokus, segala hal menjadi bias karena terlalu banyak yang mengganggu kefokusan. mudali dari kehadiran sosial media, perkembangan trend dan lain-lain, untuk meraih kesuksesan dibutuhkan kefokusan bidang yang digeluti, setelah fokus pada beberapa bidang saja kembali fokus maksimal dalam bidang tersebut, karena tidak jarang banyak hal yang akan mengganggu kefokusan seseorang.
Akhir akhir ini masyarakat indonesia disibukan dengan urusan batu membatu, sebelumnya tokek, gelombang cinta, anggrek hutan, ikan lohan dan lainnya, tidak sedikit masyarakat yang tersedot perhatiannya kesana, sehingga kehilangan fokus pada bidangnya masing-masing, padahal masih banyak yang harus dibenahi apalagi ditingkatkan oleh masing masing manusia pada bidang yang sudah digeluti sebelumnya. Masyarakat kita adalah masyarakat latah yang suka dan mudah meniru hal yang baru tanpa harus berfikir dan merenungi secara dalam apa manfaat dan mudharat dari sesuatu.
Media sosial juga merupakan salah satu pengrusak fokus manusia, hampir semua orang mulai menggandrungi sosial media (facebook, tweter, wu) dll, tentu tidak disangkal banyak manfaat dari media sosial dimaksud, namun bila kita tidak bijak dan sadari media sosial tersebut turut membuat kita bias dan tidak fokus pada apa yg sedang kita geluti. semua orang ingin menunjukan eksistensinya, bahkan semua kegiatannya di up date agar diketahui orang lain, dan orang lain pun rela membuang waktunya walau sekian detik dan menit untuk membaca status kegiatan orang lain yang tidak ada sumbangsihnya untuk kehidupannya dan apa yang sedang difokuskannya.gemar mengenang masa lalu, bukan menghabiskan waktu memikirkan masa yang akan datang.
Sehingga tidak ada kata lain butuh kefokusan dan kefokusan, itulah kuncinya sukses, kita harus fokus pada bidang apa saja kita ingin sukses, lalu kita fokus menunaikan tahap demi tahap dari tangga kesuksesan itu sampai tercapai kesuksesan yang sesungguhnya.
Komentar
Posting Komentar