InsyaAllah niat memperdalam dan mempelajari Tafsir dan Hadist
Mempelajari tafsir Alquran dan Hadist adalah bagian dari usaha seorang muslim untuk paripurna dalam beragama, tentunya niat ini harus ada dalam setiap jiwa kaum muslimin karena jelas sudah bagi manusia yang ingin selamat dunia dan akhirat pesan Rasulullah hendaknya berpegang teguh pada Alquran dan Sunnah,
Tentu di zaman modern saat ini begitu banyak tafsir tafsir Alquran mulai dari era awal islam sampai dengan tafsir tafsir modern, Allahuallam sesungguhnya semua itu hanyalah tafsir manusia yang menafsirkan ayat ayat Allah, Allah lah yang lebih tahu firmanNya, namun tentu dari semua tafsir yang ada saat ini ada yang lebih mendekati kebenaran dan paling lengkap dinatarnaya Tafsir Ibnu Abbas karena beliau hidup dimasa Rasulullah, namun tafsirnya terbilang sedikit, selain itu ada tafsir Ibnu Katsir yang lebih lengkap isinya dan banyak di pakai sebagai rujukan para ulama.
Dengan niat ingin mempelajari tafsir tentu, saya berkeyakinan sampai ajal menjemputpun tidak mungkin saya mampu menghabiskan membaca semua tafsir Alquran dimuka bumi ini, di satu sisi hidup bukan untuk itu saja, disisi lain ada keterbatasan waktu yaitu mati. dengan kondisi seperti ini tentu saya harus memilih dan menentukan prioritas dari semua tafsir quran yang begitu banyak, hanya salah satu yang akan saya pilih dan saya pelajari seumur hidup saya, dengan begitu saya fokus dan bisa memanfaatkan waktu untuk amaliah atau mempelajari lainnya.
Dengan pertimbangan tersebut di atas, dengan memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah Tuhan Penguasa Ilmu, insyaAllah saya memutuskan hanya mempelajari 1 tafsir yakni tafsir Ibnu Katsir, semoga Allah menunjukan hidayah dan petunjuknya atas niat saya ini serta memudahkannya dalam pelaksanaanya.
Tidak seperti halnya dunia tafsir, siapupun bisa menjadi muffasir (syarat ketentuan berlaku) namun untuk hadist terbatas dan sangat sedikit, perawinya yang sahih, namun tetap saja harus ada prioritas pemilihan karena kalau dikumpulkan semua perawi hadist tentu sama halnya tidak cukup waktu saya membacanya, disamping itu saya harus memilih tingkat kesahihan hadist, berdasarkan artikel yang saya baca para ulama sepakat bahwa peringkat hadist pertama dan kedua adalah hadist riwayat Bukhari dan Muslim. oleh karena itu saya lebih memprioritaskan membaca Hadist Bukhori dan bila diberikan kepanjangan umur saya akan melanjutkan hadist riwayat muslim.
Semua kembali kepada Allah, manusia merencanakan Allah pulalah yang menentukan, semoga Allah memudahkan niat kita semua yang baik, amin
Komentar
Posting Komentar